Debat Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 38 Semarang
Dalam rangka melaksanakan kegiatan kokurikuler dengan tema Demokrasi SMPN 38 Semarang mengadakan kegiatan debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi siswa untuk belajar mengenai proses demokrasi secara langsung di lingkungan sekolah.
Debat diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon), yaitu Paslon 1 Maudy dan Duma, paslon 2 Fadella dan Arinsa, serta paslon 3 Kenzie dan Selvi. Ketiga pasangan calon tersebut menyampaikan visi, misi, program kerja, serta gagasan mereka untuk kemajuan OSIS dan sekolah.
Dalam kegiatan debat, masing-masing pasangan calon mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan menjawab pertanyaan yang diberikan. Para calon juga berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan siswa, kedisiplinan, kebersihan, kreativitas, serta program-program yang dapat membuat kegiatan OSIS menjadi lebih aktif dan bermanfaat.
Suasana debat semakin meriah dengan adanya dukungan dari para siswa. Para pendukung memberikan semangat kepada pasangan calon yang mereka dukung dengan tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Kehadiran para pendukung menunjukkan antusiasme siswa dalam mengikuti proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS.
Kegiatan debat ini tidak hanya menjadi ajang bagi para calon untuk menyampaikan program, tetapi juga menjadi pembelajaran demokrasi bagi seluruh siswa. Melalui kegiatan tersebut, siswa dapat memahami pentingnya menyampaikan pendapat dengan sopan, menghargai perbedaan pilihan, mendengarkan gagasan orang lain, serta menerima hasil pemilihan dengan sikap yang sportif.
Selain itu, kegiatan ini mengajarkan bahwa demokrasi tidak hanya dilakukan dalam kehidupan bernegara, tetapi juga dapat diterapkan di lingkungan sekolah. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS memberikan kesempatan kepada siswa untuk berpartisipasi dalam menentukan pemimpin organisasi mereka.
Dengan adanya debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS, diharapkan siswa SMPN 38 Semarang dapat semakin memahami nilai-nilai demokrasi seperti kebebasan berpendapat, musyawarah, tanggung jawab, kejujuran, toleransi, dan menghargai perbedaan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk siswa menjadi pribadi yang aktif dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Secara keseluruhan, debat calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 38 Semarang menjadi kegiatan yang memberikan pengalaman demokrasi secara nyata kepada para siswa. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar teori demokrasi, tetapi juga dapat mempraktikkannya secara langsung dalam kehidupan sekolah.
RED : CBS
DOK : MFNH






Komentar
Posting Komentar